Konsistensi dan Berdampak

Konsistensi dan Berdampak

Selong, Atas nama Pemerintah Daerah Lombok Timur, Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya mengapresiasi konsistensi Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP) Universitas Hamzanwadi yang dalam lima tahun terakhir menyelenggarakan festival seni budaya dengan tajuk Roah. Apalagi pelaksanaannya tidak sekadar menghadirkan pentas seni melainkan juga diisi dengan kegiatan sosial dan dukungan terhadap UMKM. 

Apresiasi tersebut disampaikan Wabup sebelum membuka kegiatan Roah vol.5 Standoq yang berlangsung di Ruang Terbuka Serbaguna Dinas Perdagangan Lombok Timur, Jumat (30/10). Selain mengapresiasi, Wabup berharap kegiatan ini dapat semakin dikembangkan, salah satunya menjadi media dakwah. Para mahasiswa diharapkan peka terhadap bentuk-bentuk ekspresi seni yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai masyarakat sasak yang religius.

Pemda, jelas Wabup Edwin, saat ini tengah mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang dilaksanakan melalui berbagai event tetap di berbagai wilayah. Ekonomi kreatif diharapkan dapat mengurangi tingkat pengangguran dan menjadi solusi di tengah bonus demografi ke depan.

Wabup juga mengajak pihak kampus untuk bekerja sama melalui berbagai program sehingga kampus berdampak yang diharapkan dapat semakin terwujud.

Sebelumnya, Abdullah Muzakar Wakil Rektor 1 Universitas Hamzanwadi juga mengapresiasi para mahasiswa dan dosen PSP yang secara konsisten melakukan upaya pengembangan dan standarisasi mutu program studi. Roah ini juga dinilai sejalan dengan keberhasilan PSP meraih pengakuan terhadap kualitas dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan (Lamdik) dengan akreditasi unggul.

Ia juga mengingatkan pentingnya program atau kegiatan kampus memberikan dampak bagi masyarakat luas. Ia berharap ke depan upaya kolaborasi, khususnya dengan Pemda, untuk memberikan dampak kepada masyarakat dalam pengembangan seni dan kerja-kerja kebudayaan dapat dikembangkan.

Roah vol.5 sebagai acara peringatan ulang tahun program studi pendidikan seni dan pertunjukan Universitas Hamzanwadi ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Oktober. Mengusung jargon Sopoq Tande, Luek Makne, festival ini menghadirkan pergelaran musik, tari, film, bazar kuliner, dan penampilan musisi lokal Lombok, serta malibatkan pula siswa SMA/ sederajat.