Bupati Dorong Penguatan Kolaborasi
- Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:46:54 WIB
Selong, Posyandu memiliki peran penting dan mendapat kepercayaan besar dari masyarakat. Tidak hanya di aspek pelayanan kesehatan dasar melainkan juga aspek lainnya. Hal itu disampaikan Bupati Kabupaten Lombok Timur H. Haerul Warisin saat menghadiri acara penilaian lomba posyandu desa dan kelurahan tingkat Provinsi NTB tahun 2026, Kamis (29/10).
"Pemerintah Daerah tetap memperhatikan kesehatan masyarakat, tetapi itu tidak cukup tanpa perangkat di tingkat bawah yang menyentuh langsung masyarakat. Di sinilah peran Posyandu. Saat ini kepercayaan terhadap Posyandu sangat tinggi, tidak hanya untuk pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga penyaluran bantuan, kebersihan lingkungan, hingga pengobatan gratis," jelasnya, sembari memberikan apresiasi kepada para kader yang bekerja tulus demi masyarakat.
Ia pun mengapresiasi keaktifan Posyandu Pelangi Rinjani Rakam, Kecamatan Selong yang dikunjungi Tim Penilai pada kesempatan tersebut, karena melayani seluruh siklus kehidupan, mulai dari balita, remaja, dewasa, hingga lansia. Bupati pun mengingatkan agar ajang perlombaan ini tidak sekadar mengejar status juara, melainkan dijadikan wahana menimba ilmu dan pengalaman dari masukan tim juri provinsi. Ilmu tersebut nantinya harus diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Guna mengoptimalkan jangkauan pelayanan publik dan kesehatan, Bupati memberikan arahan khusus kepada Lurah Rakam dan Kepala Dinas terkait untuk mengkaji pemekaran lingkungan di wilayah Kelurahan Rakam.
"Perlu kita pikirkan pengembangan wilayah agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih efektif dan efisien. Jika beban wilayah tiap Kepala Lingkungan lebih terukur, koordinasi dan respons pelayanan kepada masyarakat akan jauh lebih cepat," tegasnya.
Menutup arahannya, Bupati menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Menurutnya keberhasilan sebuah program atau kegiatan merupakan buah dari kolaborasi solid seluruh pihak termasuk kader posyandu dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Hal itu telah dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang telah diraih Lombok Timur.
Hal senada juga diungkap Ketua Tim Penilai sekaligus Kabid Kelembagaan Sosbud DPMPD Provinsi NTB Lalu Zaenul Arifin. Ia juga mengingatkan salah satu tujuan lomba ini adalah untuk memastikan bahwa penyelenggaraan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan berjalan optimal, di mana tata kelola layanan SPM senantiasa disertai tindak lanjut dari setiap hasil pelayanan posyandu. Penilaian ini juga mencakup berbagai aspek pendukung, seperti penerapan Sistem Informasi Posyandu (SIP), inovasi kreatif seperti Mars Posyandu, serta proses verifikasi langsung oleh tim penilai di lapangan.
Sebelumnya Lurah Rakam Zulkarnaen menjelaskan bahwa Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diatur dalam Permendagri kini telah berkembang pesat. Jika dahulu posyandu hanya berfokus pada sektor kesehatan, kini pelayanannya makin komprehensif. Melalui pembagian wilayah tanggung jawab antar anggota, aspirasi masyarakat dapat tertampung dengan baik untuk selanjutnya dikoordinasikan ke dinas atau instansi teknis terkait sesuai dengan ketentuan SPM.
Acara yang digelar di halaman Posyandu Pelangi Rinjani tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK, Forkopimcam, jajaran pendamping Keluarga Berencana (KB), para kader posyandu, serta tokoh masyarakat setempat.
