Pelayanan dan Pembinaan
- Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:50:23 WIB
Selong, Sebanyak 21 (dua puluh satu) pejabat manajerial yang terdiri atas 2 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 19 orang Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Wakil Bupati Lombok Timur H. Edwin Hadiwijaya, pada Senin, (19/10). Kegiatan berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur.
Pelantikan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor: 800.1.3.3/473/KPSDM/2026 tanggal 19 Oktober 2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Pengawas (Jabatan Struktural Eselon IV) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, serta Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor: 800.1.3.3/474/KPSDM/2026 tanggal 19 Oktober 2026 Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai Neger Sipil dalam dan dari Jabatan Pengawas (jabatan Struktural Eselon IV Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur H.Haerul Warisin, kepada pejabat yang baru dilantik, mengingatkan untuk selalu menjaga etika sebagai pejabat. “Ada etika sebagai pejabat yang harus diingat, sesuai dengan sumpah jabatan yang telah diucapkan. Kita bekerja atas apa yang menjadi sumpah, bahwa akan bekerja tidak disaksikan saat dilantik saja, tapi di saksikan oleh Allah SWT,” tegasnya.
Selain itu, Bupati mengimbau pimpinan OPD untuk tetap melaksanakan apel sebelum memulai bekerja setiap harinya. Menurutnya, keberadaan Eselon II sangat penting untuk memberikan wejangan, saran dan nasihat kepada para staf di bawahnya, terutama saat menjadi pimpinan apel. “Itu pentingnya menjadi orang tua di kantor. Pejabat tidak diukur melalui berapa besar anggaran dan karyawannya, akan tetapi bagaimana memimpin pada instansi yang dipimpin, membuat kenyamanan, keberhasilan, serta memberikan saran dan wejangan pada bawahan, supaya tidak tumpang-tindih dalam melaksanakan tupoksi masing-masing,” ujarnya.
Fungsi pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas birokrat Lombok Timur, utamanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, “Ingat kita adalah pelayan, dan saya tidak akan bosan mengingatkan masalah pelayanan ini. Setinggi apa pun jabatan kita akan mati, namun sebagai pimpinan harus menjadi suri tauladan, bekerja sesuai pedoman,” tegasnya lagi.
Terkait pelayanan pula, Pemda rencananya akan melakukan rehab semua rumah dinas Camat. Bangunan tersebut nantinya akan dioptimalkan menjadi kantor UPT Dukcapil dan pemungut pajak.
Selain Bupati dan Wakil Bupati, pelantikan ini dihadiri Sekretaris Daerah, serta pimpinan OPD lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.
