Bangun Pariwisata melalui Kepemimpinan Berani dan Tegas
- Selasa, 22 September 2026 - 13:55:00 WIB
Selong, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menerima kunjungan Wali kota Jambi H. Maulana beserta jajaran pada, Selasa (22/9). Rombongan diterima di ruang Rapat Bupati. Kunjungan tersebut dalam rangka audiensi sekaligus studi tiru terkait inovasi dan pengembangan pariwisata unggulan di Kabupaten Lombok Timur.
Bupati pada kesempatan itu didampingi oleh Sekretaris Daerah, Asisten II, sejumlah pimpinan OPD serta Ketua TP-PKK Kabupaten Lombok Timur. Sementara itu, Wali Kota Jambi hadir bersama Ketua TP-PKK Kota Jambi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Jambi.
Bupati, dalam kata-kata penerimaannya mengaku bahwa kunjungan ini merupakan suatu kehormatan bagi Pemerintah dan masyarakat Lombok Timur. Menurutnya kunjungan tersebut bukan sekadar agenda kerja antardaerah, melainkan momentum berharga untuk mempererat silaturahmi, membangun jejaring, dan saling belajar menghadirkan tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik yang semakin baik.
Bupati pada kesempatan tersebut juga mengakui bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kabupaten Lombok Timur belum dapat menandingi pencapaian Kota Jambi yang memiliki potensi wilayah perkotaan yang jauh lebih besar. Karena itu Bupati menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Lombok Timur sebagai lokasi kunjungan kerja.
Terkait pengelolaan pariwisata, Bupati menegaskan dibutuhkan kepemimpinan yang berani dan bersikap tegas dalam menyelesaikan berbagai tantangan di lapangan. Tanpa keberanian dan langkah nyata, momentum pengembangan pariwisata berisiko terlewatkan. Oleh karenanya, konsolidasi dan pengumpulan seluruh pelaku usaha pariwisata terus dilakukan untuk menyamakan persepsi.
Langkah tegas dan penataan berkelanjutan tersebut mulai membuahkan hasil nyata pada peningkatan PAD sektor pariwisata baik di penginapan serta makanan dan minuman. Jika pada tahun 2021 pendapatan dari sektor ini hanya mencatatkan angka Rp5,185 miliar, maka pada tahun 2024 melonjak signifikan hingga mencapai Rp13 miliar. Adapun pada tahun berjalan saat ini, realisasi pendapatan telah menembus angka Rp10 miliar dan optimistis akan terus meningkat hingga akhir tahun.
Di sisi lain, Bupati menilai pula bahwa dalam konteks modernisasi tata kelola pemerintahan, termasuk pariwisata, tidak semua hal dapat serta-merta didigitalisasi. Menurut Bupati interaksi langsung dan sentuhan pelayanan fisik tetap memegang peranan kunci.
Sementara itu Wali Kota Jambi H. Maulana menyampaikan apresiasi atas keindahan alam Kabupaten Lombok Timur yang dinilainya sangat lengkap, mulai dari kawasan pesisir hingga pegunungan. Hal inilah yang menjadi alasan utama jajaran Pemerintah Kota Jambi hadir untuk belajar dan berdiskusi secara langsung terkait strategi pengembangan pariwisata, terlebih setelah melihat tren pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur dari sektor pariwisata yang melonjak sangat signifikan.
Mengingat posisi strategis Kota Jambi di tengah Pulau Sumatra yang kelak terhubung dengan Jalan Tol Trans-Sumatra, pihaknya menilai Lombok Timur merupakan contoh terbaik dalam hal pemberdayaan masyarakat. Lombok Timur dinilai berhasil memajukan destinasi wisata berbasis komunitas, baik potensi budaya, alam, maupun agrowisata, seperti kawasan pertanian bawang putih dan peternakan di lereng Rinjani yang dikemas menjadi daya tarik wisata unggulan.
Di akhir sambutannya, Wali Kota Jambi menyampaikan bahwa selama berada di Lombok Timur, rombongannya juga dijadwalkan meninjau langsung kawasan agrowisata perkebunan bawang putih di Sembalun untuk mempelajari pola pengembangannya. Ia mengapresiasi penyambutan yang hangat dari Pemerintah Lombok Timur dan secara resmi menyerahkan surat undangan kepada Bupati Lombok Timur beserta jajaran untuk hadir pada Puncak Peringatan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Nasional di Kota Jambi pada November 2026 mendatang dan sekaligus berkunjung ke Museum Digital Kota Jambi yang baru saja diresmikan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog yang dipimpin oleh Sekertaris Daerah. Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan penyerahan plakat dan cenderamata antar pemerintah daerah.
