Pejabat Daerah Pelayan Masyarakat
- Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:08:16 WIB
Selong, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, menegaskan bahwa seluruh jajaran pejabat daerah hingga tenaga medis merupakan pelayan masyarakat yang wajib memberikan pelayanan terbaik. Hal itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Shirotol Mustaqim, Desa Sapit, Kecamatan Suela, Selasa (25/8).
Bupati memaparkan lonjakan alokasi anggaran BPJS Kesehatan bagi masyarakat Lombok Timur, dari Rp 98 miliar pada tahun 2025 menjadi Rp 143 miliar pada tahun 2026. Seiring besarnya alokasi tersebut, Bupati meminta seluruh jajaran pelayanan publik, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang ramah dan maksimal kepada masyarakat, khususnya pengguna BPJS.
"Camat, Danramil, Kapolres, hingga saya sebagai Bupati, kita semua ini adalah pelayan masyarakat, bukan datu. Layani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Jika ada petugas yang tidak melayani dengan ramah, segera laporkan," tegas Bupati.
Terkait BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, Ia mengimbau agar seluruh guru ngaji, marbot masjid, hingga para petani di Kabupaten Lombok Timur dapat didaftarkan ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
Bupati turut menjelaskan perbedaan mendasar antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan kepada jemaah yang hadir. "BPJS Kesehatan itu untuk menanggung biaya pengobatan saat kita sakit. Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan risiko kerja dan jaminan masa depan. Jika peserta BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia, ahli warisnya akan menerima santunan duka untuk membantu kelangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan, serta beasiswa pendidikan bagi anak-anaknya," jelas Bupati.
Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan perlindungan finansial bagi masyarakat, khususnya para pekerja informal dan tokoh keagamaan yang telah banyak berjasa melayani umat.
Salah satu poin yang juga disampaikan Bupati adalah penyelenggaraan peringatan Hari Jadi Kabupaten Lombok Timur setiap tanggal 31 Agustus, dimulai pada tahun 2026 ini. Bupati menegaskan pentingnya peringatan Hari Jadi ini agar generasi muda dapat memahami dan menghargai akar sejarah daerahnya.
"Perayaan HUT mendatang akan dikemas secara sederhana tanpa anggaran besar. Rangkaian acaranya akan diisi dengan pengajian umum yang mengundang TGB (Tuan Guru Bajang) serta hiburan rakyat," ujarnya.
Terakhir, Bupati menegaskan komitmen Pemda untuk menuntaskan perbaikan sarana jalan di wilayah-wilayah yang membutuhkan. Percepatan pembangunan infrastruktur jalan akan kembali dilanjutkan pada tahun 2027.
Sementara itu Kepala Desa Sapit H. Sukrihin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin. Ia menjelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi di Desa Sapit dijalankan melalui tradisi khas yang terbagi dalam dua prosesi. Prosesi awal dimulai pukul 03.30 WITA di rumah adat yang dihadiri kepala desa beserta masyarakat setempat, kemudian dilanjutkan dengan acara utama di masjid.
"Seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan lancar berkat kebersamaan masyarakat. Modal utama pembangunan daerah adalah semangat gotong royong dan kebersamaan kita," ujar Sukrihin.
Turut hadir pada giat tersebut Tuan Guru, tokoh agama, alim ulama, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat
Acara dirangkaikan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim - piatu.
Usai merangkaikan seluruh kegiatan peringatan Maulid Nabi di Desa Sapit, Bupati bersama rombongan segera bertolak menuju Masjid Nurul Iman di Dusun Lekong Pulut, Kecamatan Suela, untuk melanjutkan agenda silaturahmi dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama masyarakat setempat.
