121 SD DAN 56 SMP MENDAPATKAN DAK TAHUN 2020

121 SD DAN 56 SMP MENDAPATKAN DAK TAHUN 2020

 

Musibah gempa yang melanda Pulau Lombok beberapa tahun lalu, menyebabkan banyak bangunan sekolah mengalami kerusakan ringan hingga berat. Pada rabu 29 juli,  Pemerintah Daerah Lombok Timur melakukan pengarahan terkait pelaksanaan DAK Fisik Pendidikan tahun 2020. Kegiatan ini dihadiri ratusan perwakilan Kepala Sekolah Sekolah Dasar Dan SMPN di Lombok Timur.

Dalam arahannya Bupati Lobok Timur  H. M. Sukiman Azmy memfokuskan tiga hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan IPM Lombok Timur, yang masih bertengger diposisi sembilan dari 10 Kabupaten di Nusa Tenggara Barat. Di antaranya aspek infrastruktur untuk menunjang kelancaran perekonomian masyarakat, diakuinya wilayah selatan menjadi prioritas utama dalam duan tahun pemerintahannya.

Selain itu, aspek pendidikan yang diakuinya masih berjalan di tempat selama dirinya menjabat menjadi bupati lombok timur. Hal ini diperparah dengan musibah gempa yang melanda Lombok dan mengahncurkan beberapa gedung sekolah. Selain itu, dirinya menekankan angka putus sekolah harus diminimalisir dengan cara membangun sekolah darurat atau Sekolah Satap, aspek lainnya yaitu aspek kesehatan yang menunjang dari peningkatan IPM Lombok Timur. Bupati juga menegaskan bahwa dak fisik pendidikan harus di swakelola.

Dirinya mengajak dak fisik pendidikan yang ada di Lombok Timur yang masih berada pada tahap pertama harus dipercepat kembali. Karena kabupaten yang lain di Pulau Lombok dalam dak fisik tahun ini sudah hampir sampai final.

Sementara Kepala Dinas Dikbud Lotim Ahmad Dewanto Hadi mmenyampaikan, kagiatan dak pada tahap pertama masing-masing sekolah mendapatkan 25 persen dari seluruh anggaran biaya yang direncanakan. Kemudian pada tahap dua bisa diakses 45 persen apabila fisik yang sudah diselsesaikan mencapai 20 persen dan tahap tiga bisa diakses 30 persen apabila progres fisik mencapai 70 persen. Kegiatan ini ditargetkan berakhir pada 30 november mendatang dan menyepakati diakhir bulan akan digunakan sebagai pembenahan administrasi. Selain itu dana bos sejauh ini baru tersalurkan sebanyak dua kali dan menyelesaikan tahap tiga pada september mendatang. ZF