Jemput Bola dan Tidak Anti Kritik
- Rabu, 22 Juli 2026 - 15:44:03 WIB
Selong, Melantik Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang baru pada Rabu (22/7) Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin meminta untuk bekerja dengan baik, sebab masih banyak nelayan yang masih miskin dan membutuhkan bantuan. Ia menekankan untuk menindaklanjuti fasilitas yang dijanjikan Menteri Kelautan dan Perikanan RI saat berkunjung ke Lombok Timur beberapa waktu lalu. Tidak semata untuk nelayan, hal itu untuk mendorong Lombok Timur ke arah yang lebih baik.
“Harapan saya Anda juga bekerja isimewa. Nelayan-nelayan kita masih banyak yang miskin. Nelayan-nelayan kita masih banyak membutuhkan bantuan. Janji yang disampaikan oleh Pak Menteri itu harus Anda jemput,” harapnya.
Tidak saja kepada Kadis yang baru, Bupati Haerul pada kesempatan itu juga mengingatkan seluruh pimpinan OPD agar dapat berkoordinasi dengan pemerintah pusat, membawa program-program pusat ke daerah. Ia berharap seluruh fasilitas yang tersedia diharapkan dapat dimanfaatkan dengan optimal untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
Bupati juga menegaskan bahwa seluruh progres pembangunan di Lombok Timur merupakan hasil kerja bersama-sama, “Kita ingin merubah Lombok Timur ini ke arah yang lebih baik secara bersama-sama. Tidak boleh ada mengatakan dirinya itu hasil saya, hasil ini, hasil itu. Tidak boleh,” pesannya.
Bupati yang didampingi Wakil Bupati H. Moh Edwin Hadiwijaya dan Sekda H. Muhammad Juaini Taofik juga mengharapkan inovasi dari para pimpinan OPD serta tidak anti terhadap kritik. Menurut Bupati kritik yang dilontarkan adalah untuk membangun, mengingatkan, “dan Anda jangan takut dikritik oleh siapapun,” ungkapnya, “kritik itu artinya apa? Mereka membangun kita, mereka mengingatkan kita. Dari kritik ini kita evaluasi, apa yang jadi bahan kritikan mereka. Tinggal kita perbaiki kalau salah, tinggal kita luruskan kalau dia bengkok, kita isi kalau memang dia kosong,” jelasnya panjang.
Bupati tidak lupa pula mengingatkan agar seluruh pimpinan OPD brhati-hati terhadap seluruh kebijakan agar sesuai aturan yang berlaku. Koordinasi menurutnya menjadi sangat penting untuk menghindari kesalahan, utamanya dalam pengambilan keputusan.
Disaksikan sejumlah pimpinan OPD, Bupati melantik Muhammad Tasywiruddin, S.Pi., M.Si. sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan sesuai SK nomer 800.1.3.3/311/KPSDM/2026. Sebelumnya ia menduduki jabatan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
