Tegaskan Komitmen, Cek Kesiapan Seluruh Pemangku Kepentingan
- Kamis, 12 Maret 2026 - 20:13:29 WIB
Selong, Wakil Bupati Lombok Timur H.Moh. Edwin Hadiwijaya bersama Kapolres Lombok Timur AKBP I Komang Sarjana memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Rinjani 2026, yang berlangsung Kamis (12/3) di halaman Polres Lombok Timur. Apel serupa digelar serentak di seluruh wilayah tanah air. Apel ini disebut sebagai penegasan komitmen bersama TNI-Polri dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan tema pengamanan Lebaran tahun 2026, yakni “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
Wabup pada kesempatan tersebut membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa apel ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personil ,maupun sarana infrastruktur, sehingga pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri dan libur lebaran dapat dijalani dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar.
Ditekannya bahwa keberhasilan Operasi Ketupat yang berlangsung 13--25 Maret 2026 tersebut, merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu Kapolri mengajak semua pihak, mulai dari TNI hingga Pramuka untuk terus meningkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Berdasarkan pengawasan Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada masa lebaran tahun 2026 ini turun dibandingkan sebelumnya. Tahun 2025 lalu, dimana angkanya mencapai 146,4 juta orang sementara tahun ini diperkirakan 143,9 juta orang. Sementara itu puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang yaitu 14--15 Maret dan 18--19 Maret, dengan puncak arus balik diperkirakan pada 24--25 Maret dan 28-29 Maret.
Selaras tema Operasi Ketupat tahun ini, akan disiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, dan 779 pos pelayanan, serta 343 pos pelayanan terpadu. Pemgamanan juga difokuskan pada 185.607 objek seperti masjid, termasuk objek wisata, pusat hiburan, pelabuhan, hingga stasiun kereta, dan bandara.
Dalam amanat tersebut juga ditekankan pentingnya mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, serta memastikan keamanan rumah-rumah yang ditinggalkan masyarakat saat mudik. Personil juga diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem serta kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi selama periode operasi berlangsung.
Di penghujung amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BMKG, BNPB , jasa raharja, hingga Pramuka. Ia pun berpesan kepada seluruh personel yang akan bertugas di pos pengamanan dan pelayanan agar menjalankan tugas dengan penuh dedikasi serta menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian..
Apel ini dikuti personel TNI-Polri, Basarnas, BPBD, Dinas Perhubungan, dan Pramuka.
