Menparekraf Terkesan Pengembangan Pariwisata Lotim

Menparekraf Terkesan Pengembangan Pariwisata Lotim

Selong- Bupati Lombok Timur H.M. Sukiman Azmy berdialog bersama Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno pada Kamis (6/4). Kegiatan digelar di Hotel Nusantara Sembalun Lombok Timur dalam kunjungan dua hari Menpaprekraf di Lombok Timur.

Bupati menyampaikan bahwa destinasi wisata Lombok Timur sangat lengkap, mulai dari gunung, bukit, pantai, hingga sosial budaya. Dengan jumlahnya yang begitu banyak dan wilayah begitu besar dibanding dengan 9 kabupaten kota di NTB, Bupati Sukiman menilai Pemerintah Pusat perlu memberikan perhatian khusus, mengingat terbatasnya APBD Lombok Timur.

 Harapan sama dilontarkan Gubernur NTB Dr. Zulkifliemnasyah yang juga hadir pada kesempatan tersebut. Meskipun mengakui sektor pariwisata di NTB telah menjadi sektor unggulan bagi peningkatan ekonomi masyarakat akan tetapi pandemi Covid-19 memberikan pukulan bagi sektor pariwisata. Kunjungan Menteri Parekraf diharapkan dapat memberikan solusi terhadap persoalan pariwisata di daerah ini, utamanya melalui sinergisitas pemerintah pusat, pemerintah provisi dan pemerintah kabupaten/kota se-NTB  yang  berkelanjutan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Sandiaga Uno berjanji akan mengupayakan hibah pariwisata bagi pengembangan kawasan Geopark Rinjani sebagai destinasi unggulan di Lombok Timur dan berharap untuk segera dieksekusi. Ia juga salut atas pengembangan pariwisata di Lombok Timur yang memadukan alam, budaya dan ekonomi kreatif yang memberdayakan perempuan dalam setiap lini pengembangan ekonomi masyarakat.

“Bahkan saya sangat tertarik dengan konsep pengembangan pariwisata berbasis Inovasi, Adaptasi dan Kolaborasi (INAK) yang bertujuan menghasilkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan,” akunya.

Menteri juga berharap dengan akan digelarnya perhelatan World superbike dan MotoGP di Mandalika nanti, bisa memberikan multiplier efect  yang besar bagi pelaku pariwisata yang merupakan harapan dan tugas pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Ia menakankan  perhelatan MotoGP haruslah memberdayakan  masyarakat. 

Sandi mencontohkan “produk kerajinan, makanan olahan di sini dan lainnya harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari event besar seperti itu nantinya,” ujar Menteri. “Hal ini menjadi perhatian dan titik tekan kita dan harapan kita bahwa NTB diharapkan segera pulih dan bangkit dan pariwisata akan menjadi lokomotif ekonomi utama di NTB,” tutup Menteri.

Dialog tersebut dihadiri pula Kadispar Provinsi NTB, Kadispar Lotim, Pokdarwis Sembalun dan stakeholder pariwisata.

Menparekraf selain mengunjungi Sembalun juga melihat lebih dekat Desa wisata Kembang Kuning, dan perajin tenun di Pringgasela.