2. 113 PENDERITA ODGJ TELAH DAPATKAN PELAYANAN KESEHATAN STANDAR

2. 113  PENDERITA ODGJ  TELAH DAPATKAN PELAYANAN KESEHATAN STANDAR

Selong. Dari data  per bulan maret  tercatat  2.113 penderita  gangguan jiwa  berat telah mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar, dari  total  2.760 penderita ODGJ berat  yang berhasil dikunjuungi oleh petugas. pelayanan standar yang dimaksudkan adalah penderita  telah diberikan edukasi, pengobatan dan rujukan oleh petugas. sementara sisanya diakui   masih dalam proses.

Kesulitan yang dihadapi oleh petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan  kepada penderita ODGJ adalah, terkadang petugas menemukan  ODGJ bersangkutan tidak memiliki kartu BPJS, meskipun sudah diusahakan, ODGJ bersangkutan tidak memiliki dokumen  kependudukan dikarenakan penderita tidak didukung oleh keluarga.  Untuk itu selain petugas  kesehatan  peran kelaurga diakui juga sangat penting dalam proses penyembuhan.

Sementara itu dari penyusuran dinas kesehatan selama tahun 2021 ini terdapat lima pasien odgj  berat dalam kondisi pasung berhasil dilepaskan. Lima ODGJ tersebut  masing –masing di Wilyah Sakra, Suela Dan Peringgasela. setelah dilepaskan  masing –masing pasien ODGJ kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Mataram untuk dbiberikan penanganan lebih lanjut.

Selain dari lima penderita ODGJ yang dilepaskan sampai bulan maret lalu, sejauh ini masih belum ada lagi laporan  dari masyarakat yang masuk ke Dinas Kesehatan.  Ia menambahkan sebelum melepas pasien yang dipasung terlebih dahulu  petugas memberikan edukasi kepada   keluarga penderita  terkait bahaya pemasungan,  dimana Dinas Kesehatan melibatkan berbagai unsur baik dari Babinsa, Polmas, Petugas Kesehatan dan berbagai unsur terkait lainnya.

Adapun  dari perolehan  data sementara,  Desa yang paling banyak ditemukan  penderita ODGJ berat adalah Desa Kotaraja dengan  jumlah  temuan  205  penderita. SW