DIKES KLAIM BELUM ADA EFEK DARI VAKSINASI

DIKES KLAIM BELUM ADA EFEK DARI VAKSINASI

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur H. M. Fathurrahman menyatakan, setelah dilakukannya vaksinasi tahap pertama bagi perwakilan Forkopimda beberapa waktu lalu, Dinas Kesehatan belum menemukan efek negatif yang siginifikan dari proses vaksinasi. Untuk itu Dinas Kesehatan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai kabar bohong yang beredar.

Sebelumnya ia sendiri sudah melakukan vaksinasi tahap pertama di Pendopo Bupati bersama perwakilan Forkopimda lainnya. Setelah dilakukan vaksinasi, hingga saat ini belum ditemukan efek yang signifikan terhadap kesehatan. Dari beberapa yang dilakukan vaksinasi mendapatkan efek ngantuk, hal ini diakui lumrah karena berbagai kondisi tubuh ketika menerima vaksin.

Namun secara umum tubuh yang mendapatkan vaksinasi hingga saat ini masih aman dari efek yang ditimbulkan setelah vaksinasi. Karena pada dasarnya kebutuhan vaksinasi ke tubuh untuk menjaga kondisi tubuh dan meningkatkan daya imun tubuh ketika diserang virus//

Berdasarkan hasil tersebut, Dinas Kesehatan menghimbau kepada masyarakat untuk ikut serta mensukseskan vaksinasi di Lombok Timur. Masyarakat diajak untuk menyaring informasi yang beredar di masyarakat. Tidak jarang dari informasi tersebut memberikan kabar bohong dan menimbulkan keresahan.

Vaksinasi tahap dua akan dilakukan oleh perwakilan Forkopimda setelah 14 hari vaksinasi tahap pertama. Vaksinasi ini direncanakan pada 15 februari, dengan mengambil lokasi di Puskesmas Selong.  Puskesmas sengaja ditunjuk sebagai penyedia vaksinasi bagi perwakilan Forkopimda, dikarenakan lokasi pelayanan yang dekat dari gedung Pemerintahan Kabupaten Lombok Timur.