BUPATI MINTA GALIAN C YANG MERUGIKAN MASYARAKAT DITUTUP

BUPATI MINTA GALIAN C YANG MERUGIKAN MASYARAKAT DITUTUP

 

Selong. Air sungai yang berubah warna dari coklat menjadi hitam kecoklat-coklatan bukan berubah tanpa sebab dan bukan karena faktor alam, namun perubahan warna air ini dilatari akibat dari geliat aktifitas pertambangan yang ada di hulu sungai. Tak jarang air sungai yang digunakan masyarakat untuk mengairi sawah bukan membawa dampak posisitif, namun berujung pada hasil panen yang tak menentu bahkan gagal.

Dihadapan Gubernur Nusa Tenggara Barat didampingi jajaran OPD Provinsi NTB, dalam kunjungan kerjanya ke Lombok Timur, Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy menyebutkan, dari berbagai sosialisasi dan pembinaan yang dilakukan jajaran Pemerintah Daerah bersama dengan Pemerintah Provinsi, tampaknya belum dapat dilaksanakan oleh para penambang malah dapat dikatakan tidak membuahkan hasil.

Penambangan yang terus beroperasi 24 jam, tidak jarang membuat masyarakat sekitar sungai geram dengan kondisi air sungai yang becampur dengan lumpur. aksi penolakan juga kerap dilakukan masyarakat, namun hal ini tidak membuat para penambang jera untuk menggunakan air sungai sebagai tempat mencuci pasir. Alih-alih mendapatkan keadilan justru para masyarakat diadili dengan aksi penolakan yang dilakukan, yang tak jarang berujung pada meja hijau.

Tak sedikit areal pertanian yang terdampak, dimana Bupati juga menyebut terdapat ratusan bahkan ribuah hektar areal pertanian di Kecamatan Labuhan Haji yang tercemar dengan kondisi air sungai akibat dari pertambangan ini.

Guna menghindari adanya konflik antara masyarakat sekitar dengan para pengusaha tambang yang sudah mengantongi izin, Bupati meminta agar dilakukan peninjauan kembali terhadap operasi tambang yang ada di Lombok Timur utamanya yang ada di Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji. Adanya atuaran yang ketat juga diharapkan Pemerintah Kabupaten, dapat diberlakukan pemerintah Provinsi agar aktifitas penambangan tidak akan memberikan dampak negatif di kemudian hari.

Sementara itu Gubernur NTB H. Zulkieflimansyarah,dalam kunjungan kerjanya ke Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji menyebutkan, terhadap masalah tambang yang ada di Lombok Timur seharusnya menjadi perhatian Bersama. Menyikapi masalah operasi tambang galian c yang dinilai cukup meresahkan masyarakat, Gubernur pada kesempatan tersbut juga meminta untuk galian c dimaksud dilakukan penutupan hingga adanya rekomendasi dari bupati lombok Timur untuk memberikan izin operasi.RD&Z