LAKUKAN PENYESUAIAN PERDA, OPTIMALKAN PAD

LAKUKAN PENYESUAIAN PERDA, OPTIMALKAN PAD

 

Selong  Berlangsung di Aula Kantor Badan Pendapatan Asli Daerah, kepala Bapenda bersama 30 OPD lainnya beberapa waktu lalu, membahas tentang rencana peraturan Daerah Yang akan dilakukan penyesuaian, yang selama lebih dari lima tahun tidak pernah dilakukan pembaharuan. Adapun Perda dimaksud ialah Perda Nomor 11 tahun 2010 Tentang Retribusi Jasa Umum, Perda Nomor 12 Tentang Retribusi Jasa Usaha dan Perda Nomor 13 Tentang Retribusi Izin Tertentu.

Disampaikan Kepala Badan Pendapatan Asli Daerah Lombok Timur Muhammad Azlan,perubahan Perda ini guna menyesuaikan jumlah penarikan retribusi dengan kondisi perekonomian saat ini. Selain itu, perubahan ini juga diharapkan mampu berperan dalam mendongkrak jumlah realisasi retribusi Pendapatan Asli Daerah. PAD juga dikatakan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan daerah dalam mengelola daerah sendiri. Dilain sisi, secara vinansial kontribusi PAD terhadap APBD juga dinilai masih relatif kecil.

Adanya UU Cipta Kerja yang memberikan kemudahan berinvestasi juga dinilai akan mempengaruhi jumlah PAD yang didapatkan daerah. Di mana terdapat beberapa perundang-undangan yang dilakukan perubahan dan daerah juga harus menyesuaikan dengan ketentuan dari Pemerintah Pusat. Sehingga Perda Yang dirancang Pemerintah Daerah nantinya tidak berlawanan dengan apa yang menjadi Ketentuan dan kebijakan Pemerintah Pusat.                                                                                                          

Kenaikan retribusi ini juga dikatakan sudah dilakukan penyesuaian terhadap kondisi perekonomian di masyarakat. Sehingga diharapkan perubahan tarip retribusi dari keberadaan raperda dimaksud  tidak akan memberatkan wajib pajak dan wajib retribusi. R&Z