DISPAR GELAR KAJIAN MASTER PLAN PENGEMBANGAN WISATA RELIGI MAKAM PAHLAWAN SYAIKH ZAINUDDIN

DISPAR GELAR KAJIAN MASTER PLAN PENGEMBANGAN WISATA RELIGI MAKAM PAHLAWAN SYAIKH ZAINUDDIN

 

Selong. Dinas Pariwisata Lombok Timur bersama Universitas Hamzanwadi menggelar  rapat kajian Master Plan pengembangan  wisata religi Taman Makam Pahlawan Nasional  Maulana Syaikh Tuan Guru Kiyai Haji  Muhammad Zainuddin Abdul Majid (14/12). Turut hadir dalam kesempatan tersebut  dua belas perwakilan  Organisasi Perangkat Daerah  diantaranya dari Disperindag , Dinas Koperasi , Bapenda, Dishub dan pihak terkait lainnya yang memiliki andil dalam pengembangan wisata religi di Lombok Timur.

Kepala Lombok Dinas Pariwisata Timur H. Mugni menyampaikan, guna memaksimalkan pengembangan wisata di Lombok Timur  baik di bidang wisata alam, budaya  maupun wisata religi,  diperlukan adanya kerjasama yang intens antara Lembaga, OPD terkait maupun masyarakat sekitar dalam mengembangkan obyek wisata  yang dimiliki daerah .

Seperti halnya dalam pengembangan wisata religi yang menjadi pembahasan saat ini ,  yang mana Universitas Hamzanwadi telah membuat Master Plan pengembangan wisata untuk dikaji oleh seluruh OPD terkait. dalam kajian tersebut membahas terkait sarana prasarana, layanan teknis wisata  serta pengembangan wisata religi Kampung Bermi serta  beberapa hal lainnya.

Sementara itu  ketua tim pengembangan  wisata religi Makam Pahlawan Nasional  Syaikh  Zainuddin Abdul Majid Irwan Rahadi mengungkapkan,  melalui hasil kajian  yang digelar ini diakui akan menjadi tindak lanjut pihak terkait  dalam mepersiapkan obyek wisata tersebut,  sebelum dilakukannya pembukaan secara resmi.

Ia menambahakan sejauh ini antausias wisatawan baik dalam maupun luar daerah untuk mengunjungui objek wisata religi khususnya Makam Pahlawan Syaikh Zaunuddin diakui sangat tinggi dan dibutuhkan rencana ataupun persiapan matang  untuk menyambut wisatawan yang hadir.  sehingga nantinya  obek wisata  dimaksud dapat mendatangkan pendapatan bagi daerah dan manfaat untuk masyarakat sekitar serta meningkatkan perekonomian bagi masyarakat, khususnya yang terdapat di sekitar area  obyek wisata.

Sementara terkait dengan target  waktu pembukaan secara resmi wisata religi dimaksud.  diusahakan dilaksankan pada bulan ini akan tetapi sebelum itu  pihaknya terlebih dahulu akan melakukan diskusi lebih lanjut dengan OPD terkait  guna  persiapan lebih jauh.