RATUSAN PMI ILEGAL DIDEPORTASI DARI MALAYSIA

RATUSAN PMI ILEGAL DIDEPORTASI DARI MALAYSIA

 

Selong. Banyaknya PMI ilegal yang mengadu nasib ke Negara Malaysia, menyebabkan negara tersebut memperketat pengawasannya terhadap migran. Hal ini terbukti dengan adanya ratusan PMI ilegal Lombok Timur dideportasi Negara Malaysia pada tahun 2020.

Disampaikan Kepala Bidang Pelatihan Dan Penempatan Tenaga Kerja Muhammad Hirsan. Ia mengakui PMI asal Lombok timur pada tahun ini banyak dideportasi oleh Negara Malaysia karena tidak memiliki dokumen resmi. Rata-rata mereka yang mendapatkan deportasi ini ialah oknum yang bolak-balik ke negara tersebut. Sehingga mereka menyepelekan aturan yang ada untuk melengkapi dokumen resmi yang harus dipersiapkan.

Hirsan juga menuturkan tercatat PMI Lombok Timur yang dipulangkan tahun ini sebanyak 3000 orang, 600 lebih diantaranya sebagai PMI illegal. Dari data tersebut, angka PMI ilegal di lombok timur masih cukup tinggi. Disnakertrans Lombok Timur saat ini berupaya membangun koordinasi dengan Kantor Imigrasi dan beberapa perusahaan untuk meminimalisir keberangkatan PMI illegal.

PMI ilegal Lombok Timur yang dipulangkan ini sebelumnya mendapatkan hukuman pidana di Negara Malaysia, dengan masa hukuman yang berbeda yakni enam bulan hingga 24 bulan penjara. rata-rata mereka dipulangkan  tidak membawa barang apapun selain pakaian yang mereka kenakan ketika pulang.

Disnakertrans juga menghimbau bagi masyarakat yang ingin mengadu nasib ke Negara Malaysia dan Brunei hingga saat ini belum membuka pintu masuk bagi pekerja. Mengingat penyebaran pandemi covid-19 masih terjadi.