REALISASI KUR TERNAK SAPI MEMASUKI TAHAP DUA

REALISASI KUR TERNAK SAPI MEMASUKI TAHAP DUA

 

Selong. Berdasarkan keterangan Kepala Bidang Pengembangan Usaha Peternakan Dinas Peternakan Dan Hewan Lombok Timur Suryatman Wahyudi, progres penyaluran dan KUR sapi yang diluncurkan oleh Pemda Lombok Timur beberapa waktu lalu memasuki tahap dua. Pada tahap pertama tercatat 24 kelompok dari 108 peternak yang lolos verivikasi dari pihak Bank dan sudah melakukan pembelian sapi serta mendapatkan asuransi ternak sapi. Namun yang mampu terealisasi pada tahap ini sebanyak 97 orang saja.

Sedangkan pada tahap dua ini, pihak Bank memverifikasi 17 kelompok yang terdiri dari 108 peternak. Pada tahap dua ini, diakuinya peternak dalam tahap pembelian hewan ternak di pasar sapi.  Pemerintah daerah sendiri bekerjasama dengan dua Bank yakni BRI dan BNI serta Jasindo sebagai layanan asuransi ternak sapi.

Sementara salah satu ketua kelompok ternak sapi Muhammad Subhan mengakui bahwa pihaknya telah menerima bantuan KUR dari Pemda tersebut. Dari 16 anggota yang diajukan kelompok tersebut, yang terealisasi hanya 9 peternak saja.

Ia mengakui terdapat tiga hal yang menjadi kendala para peternak tidak mendapatkan KUR, diantaranya faktor NIK KTP peternak yang bermasalah dan peternak tidak memiliki kandang sapi. Selain itu apabila peternak memiliki tonggakan kreditan, maka secara otomatis peternak tidak bisa terdaftar menjadi penerima KUR sebelum tunggakan lunas.

  Pemerintah daerah melakukan kerjasama dengan BRI dan BNI dengan memberikan subsidi enam persen dan asuransi sebesar 300 ribu rupiah kepada Jasindo. Kedua Bank tersebut hingga saat ini telah menggelontorkan dana KUR sebesar 3 milyar rupiah, dengan masing-masing peternak mendapatkan 15 juta rupiah.