SAMPAI BULAN AGUSTUS DISNAKESWAN KUMPULKAN 60 PERSEN PAD

SAMPAI BULAN AGUSTUS DISNAKESWAN KUMPULKAN 60 PERSEN PAD

 

SELONG- 03/09.   Berdasarkan keteranagan Kepala Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur Ahsan Nasirul Huda, sejauh ini terdapat tiga sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dimiliki oleh Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur, yang pertama adalah rertribusi pasar hewan , reribusi rumah potong hewan dan sumbangan dari pihak ketiga.

Adapun target retribusi yang ditargetkan oleh Pemerinah Daerah untuk seluruh sumber PAD tersebut diakui mencapai  Rp. 670.000.000 dan sampai akhir bulan Agustus telah tercapai 60 persen atau sekitar Rp. 400.000.000 lebih, masih kurangnya  capaian retribusi di tahun ini juga diakui  karena sempat ditutupnya pasar hewan selama dua bulan oleh Pemerintah Daerah akibat virus corona.

Sementara itu adapun untuk peraturan penarikan retribusi di masing –masing sumber tersebut masih menggunakan perda lama yaitu perda nomer 12 tahun 2010, dimana untuk penarikan retribusi di pasar hewan dikenakan Rp.1000  per ekor hewan , selain penarikan retribusi untuk keluar masuk ternak  juga terdapat penarikan retrbusi untuk timbangan hewan dimana per ekor hewan dikenakan Rp 2.500 rupiah.

Adapun untuk retribusi rumah potong hewan  per ekor hewan di tarik berbeda sesuai dengan jenis kelamin hewan . Dimanan untuk pemotongan hewan jantan dikenakan Rp. 23.000 per ekor sementara pemotongan hewan betina nominal yang ditarik diakui lebih tinggi yaitu Rp. 35.000.

Hal tersebut disebabkan karena pemotongan hewan betina khusunya  hewan betina produktif dilarang oleh pemerintah, aturan tersebut ditetapkan untuk  tetap menjaga populasi hewan ternak. sementara adapun sumber pad berupa sumbangan dari pihak ketiga terdiri dari sumbangan pelayanan kesehatan hewan , sumbangan tataniaga ternak atau rekomendasi ternak serta beberapa sumbangan lainnya. BQ.S