Penting, RSUD Miliki Bank Darah

Penting, RSUD Miliki Bank Darah

SELONG, Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy menyambut baik keberadaan empat fasilitas dan layanan baru di RSUD dr. R. Soedjono Selong. Penambahan layanan RSUD Selong meliputi Pelayanan untuk Hemodialisa (HD), Laboratorium Patologi Anatomi, CT Scan, dan Klinik Bedah Mulut. Pada Acara Peresmian Layanan Hemodialisa (HD), Layanan CT Scan, Layanan laboratorium patologi Anatomi, dan layanan Klinik Bedah Mulut yang berlangsung Senian (31/08) tersebut Bupati mengakui seiring pertambahan usianya, rumah sakit ini terus mengalami perkembangan termasuk berhasilnya RSUD menjadi Rumah Sakit Tipe B. Kaitannya dengan itu, Bupati meminta Rumah Sakit ini dilengkapi Bank Darah yang mengakomodir kebutuhan darah pasien, termasuk di rumah sakit swasta.

Menurut Bupati kebutuhan darah seharusnya tidak hanya bisa diperoleh melalui PMI seperti saat ini, akan tetapi dapat dipenuhi pula oleh RSUD dr. R. Soedjono, “RSUD harus memiliki Bank Darah!” tegas Bupati. Nantinya semua unsur harus dilibatkan memenuhi stok darah tersebut. Bupati menyebut tidak saja TNI/ Polri, tapi juga Guru, ASN dan Kepala Desa harus terlibat sebagai donor tetap. Hal itu menurutnya merupakan upaya untuk mengatasi kesulitan masyarakat saat ini,  “harus kita atasi kesulitan tersebut,” tambah Bupati. Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab terhadap kesuliatan masyarakat.

Bupati merunut, menghadapi kesulitan masyarakat Lombok Timur saat ini Pemerintah Lombok Timur selain memiliki UPT Penanggulangan Kemiskinan telah pula memiliki unit reaksi cepat, “Pemerintah ada ketika masyarakat mengalami kesulitan. Unit-unit tersebut didukung pula oleh Baznas dan dan organiasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

 

Bupati juga meminta agar RSUD Lombok Timur di Labuhan Haji dapat segera memiliki sertifikat Tipe C untuk mendukung RSUD Selong dan dua Rumah Sakit lainnya yang akan segera diresmikan, yaitu Rumah Sakit Aikmel, dan Rumah Sakit Keruak.

Sementara itu Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong dr. Tantowi Jauhari menyampaikan kenaikan kelas ini menjadi langkah awal RSUD menjadi Rumah Sakit rujukan regional di NTB. Diakuinya kenaikan kelas ini juga akan menjadikan seluruh komponen di rumah sakit bekerja lebih keras lagi. Karenanya  dukungan dari semua pihak diharapkan untuk terus meningkatkan kualitas guna memenuhi kebutuhan masyarakat Lombok Timur akan layanan kesehatan yang paripurna.