TNGR SIAPKAN LAHAN SEPULUH RIBU HEKTAR UNTUK KAWASAN WISATA

TNGR SIAPKAN LAHAN SEPULUH RIBU HEKTAR UNTUK KAWASAN WISATA

 

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Dedy Asriady menegaskan jika pihaknya akan bersinergi memperbaiki jalan menuju puncak Rinjani dan Danau Segara Anak pada awal tahun 2021 guna mendukung tata kelola kawasan Sembalun.

Disadari dedy, pengelolaan Sembalun membutuhkan desain atau Master Plant di dalamnya agar stakeholders terkait dapat bersinergi dengan baik. Pihak TNGR sendiri berkomitmen akan hadir menjadi bagian dari sinergi tersebut  dengan catatan Master Plant akan dibuat secara mandiri dan berkelanjutan.

Rinjani ditegaskan Dedy sudah memiliki nama besar yakni menjadi bagian dari Zona Inti Geopark dan bagian dari Zona Inti Jagad Biosfir. Artinya keberadaan Gunung Rinjani tidak boleh hilang dan harus dipertahankan, meskipun fasilitas dan potensi lainnya tetap  menjadi perhatian sebagai bagian dari pendukung keberadaan Rinjani.

Kehadiran TNGR dalam memaksimalkan kawasan Rinjani dilanjutkan Dedy, telah ditunjukkan dengan mengeluarkan sebuah kebijakan yakni dari 41 ribu hektar hutan yang dikelola saat ini terdapat sepuluh hektar lahan akan diperuntukkan untuk ruang usaha wisata.

Dedy mengakaui dari tiga Kabupaten yang melingkupi Rinjani, daya tarik dunia wisatanya justru terdapat di Sembalun. Karena itu pihaknya sangat mendukung adanya kemandirian untuk Sembalun agar segera dibuatkan Peraturan Daerah Tata Ruang Khusus Pengelolaan Kawasan Sembalun.

Pihak TNGR juga berkomitmen akan memprioritaskan peluang usaha kepada pengusaha lokal yang ingin berinvestasi di bidang pariwisata, yang ingin memaksimalkan lahan milik TNGR. Usaha ini seiring juga dengan uparya Pemerintah Daerah dalm mengembangkan Ekonomi kawasan Sembalun.   RD-FW