PENGURUS MASJID JAMIATUL ISLAMIYAH BAGI MASKER SEBELUM SHALAT IED

PENGURUS MASJID JAMIATUL ISLAMIYAH BAGI MASKER SEBELUM SHALAT IED

 

Sesuai Himbauan Pemerintah Daerah tentang pelaksanaan Shalat led dan Shalat Jumat harus tetap menerapkan protokoler kesehatan, menjadi acuan Pengurus Masjid Jamiatul Islamiyah Otak Lendang Desa Masbagik Timur dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha di tengah pandemi covid 19 ini.

Dijelaskan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Jamiatul Islamiyah Muhammad Tohran,  selain menerapkan jarak satu meter dalam shaf shalat beberapa fasilitas juga disiapkan pengurus masjid seperti penyediaan hansanitizer, pengecekan suhu tubuh berikut pembagian masker oleh para remaja masjid.  

Diperbolehkannya pelaksanaan Shalat Idul Adha di masa pandemi ini oleh Pemerintah Daerah disambut antusias oleh jamaah dari Dusun Otak Lendang Desa Masbagik Timur ini. hal ini dapat dilihat dari kepatuhan para jamaah yang tetap mematuhi protokoler kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

Bertindak selaku khatib dalam shalat led ini adalah H. Mansur Idris dengan Imam Shalat H. M. Syafiin Ashori. Adapun pesan moral yang disampaikan dalam khutbah Shalat Ied tersebut menjelaskan tentang hakikat berqurban.

Usai melaksanakan Shalat led warga kemudian berbondong-bondong melakukan ziarah makam di pemakaman umum Otak Lendang masbagik Timur yang lokasinya tak jauh dari Masjid Jamiatul Islamiyah.