TUNTASKAN SOAL ASET, BUPATI LAKUKAN KUNJUNGAN LAPANGAN

TUNTASKAN SOAL ASET, BUPATI LAKUKAN KUNJUNGAN LAPANGAN

 

Bupati Lombok Timur didampingi Beberapa Organisasi Perangkat Daerah melakukan tinjauan lapangan guna memantau keberadaan aset milik Pemerintah Daerah. Dijelaskan Bupati persoalan aset tidak bergerak di Lombok Timur kerap menjadi temuan BPKRI lantaran tidak ada kejelasan penyelesaian.

Selasa 28 juli, Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy didampingi beberapa pejabat Organisasi Perangkat Daerah Lombok Timur melakukan tinjaun lapangan guna memastikan beberapa aset milik Pemerintah Daerah yang dinilai belum maksimal pengelolaannya. Penertiban aset juga dinilai menjadi sangat penting, mengingat persoalan aset acapkalii menjadi catatan laporan hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia setiap tahunnya.

Lokasi pertama yang dikunjungi Bupati yakni Tempat Pelelangan Ikan di Tanjung Luar, dimana di tempat ini Bupati menemukan semerawutnya tata kelola TPI yang sekaligus dijadikan sebagai lokasi pasar. Pada kesempatan tersebut Bupati meminta bangunan yang tidak berfungsi maksimal untuk diratakan agar para pedagang dapat ditata dan tidak menumpuk di jalur masuk tpi dan pinggir jalan. Bupati juga meminta pihak terkait melakukan koordinasi dengan Pemrov NTB untuk pengaturan aset dan penataan TPI agar lebih refresentatif.

Lokasi berikutnya yang dikunjungi Bupati yakni pantai Tanjung Luar. Di lokasi ini Pemerintah Daerah rencananya akan membangun pabrik es balok dengan menggandeng pihak ketiga. Kebutuhan es balok oleh para nelayan diakui Bupati belum dapat disuplay secara maksimal oleh pabrik-pabrik es  yang terdapat di Lombok Timur.  Pembangunan pabrik es berskala besar menjadi hal yang perlu dirumuskan Pemerintah Daerah guna mengatasi persoalan yang dirasakan nelayan untuk mengawetkan ikan. Karena itu, tidak hanya menyediakan lahan, Pemerintah Daerah juga akan menjamin ketersediaan air demi kelancaran operasional pabrik es dimaksud.

Berikutnya Bupati bersama rombongan meninjau pembangunan tower di sumur bor Tutuk Jerowaru. Kendati sumur bor ini sudah mampu memenuhi  suplay kebutuhan air bersih di 95 kepala keluarga, namun persoalan pipanisasi lagi-lagi membutuhkan perhatian serius Pemerintah Daerah, disebabkan oleh item anggaran yang dibutuhkan untuk perpipanisasi belum dapat mencakupi semua warga wilayah selatan.

Perhatian Pemerintah Daerah terhadap wilayah selatan terkait air minum dan irigasi memang menjadi program prioritas pada 2021 mendatang. Beberapa kebijakan untuk suplay kebutuhan air dan irigasi juga kerap dilakukan dengan menginventarisis beberapa sumber mata air dan sarana irigasi. seperti  kunjungan bupati bersama tim saat melihat sarana irigasi di dusun pjaik desa wakan kecamatan Jerowaru.

Tidak hanya dibidang irigasi dan air minum, Bupati bersama rombongan juga menyempatkan diri meninjau lokasi SDN 7 dan SDN 2 Masbagik Selatan yang digabung menjadi satu. Rencananya di sekolah ini juga akan digabungkan dengan TK Negeri. namun mengingat rombongan belajar untuk murid Sekolah Dasar tidak cukup pasca dimergernya dua Sekolah Dasar tersebut menjadi satu, Bupati kemudian memutuskan untuk mencari lokasi lain untuk pembangunan TK Negeri.

Keberadaan Hutan Kota Selong juga menjadi atensi Bupati bersama rombongan untuk tata kelola Hutan Kota Selong agar ke depan menjadi lebih baik. Penyediaan fasilitas seperti musholla juga menjadi perhatian Pemerintah Daerah terhadap penataan Hutan Kota ini sebagai pilihan alternatif rekreasi masyarakat.

Bupati menyadari persoalan aset di Lombok Timur banyak yang membutuhan pembenahan, termasuk tanah-tanah milik Pemerintah Daerah yang belum bersertifikat. Dijelaskan Bupati setiap tahun BPK menemukan persoalan beberapa aset tidak bergerak yang belum sah menjadi Milik Pemerintah Daerah, lantaran tidak adanya alas hukum yang sah berbentuk sertifikat, baik di lingkup pendidikan maupun lingkup OPD.

Pembenahan terhadap aset menjadi hal yang sangat penting dilakukan dan Bupati berharap ke depan tidak ada lagi temuan BPK yang terus berulang tanpa penyelesaian yang jelas. RD-AZ