BUPATI TEGASKAN STAF KHUSUS TIDAK HANYA DIAM DI KANTOR

BUPATI	TEGASKAN  STAF KHUSUS TIDAK HANYA DIAM DI KANTOR

SELONG. Tiga Pejabat Eselon Dua yang diangkat sebagai Staf Khusus pembantu Bupati memiliki tugas cukup jelas dan harus lebih banyak terjun ke lapangan. Ditegaskan Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy, keberadaan Staf Khusus harus dapat membantu Pemerintah Daerah mewujudkan tiga aspek yang dijanjikan masyarakat yakni infrastuktur, pendidikan dan kesehatan.

Menginventarisir persoalan-persoalan yang terdapat di lapangan diharapkan mampu dilakukan oleh Staf Khusus yang ditunjuk Bupati. Hasil serapan lapangan itulah kemudian akan dikoordinasikan oleh Staf Khusus dengan instansi terkait, sehingga persoalan yang dirasakan masyarakat akan cepat tertangani.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan penunjukan Staf Khusus yang disahkan melalui peraturan bupati ini sebelumnya telah dikonsultasikan ke Gubernur Nusa Tenggara Barat dan disetujui oleh Komisi Aparatur Sipil Negara. Meski merupakan jabatan non struktural, namun perlakukan terhadap Staf Khusus sama dengan pejabat struktural pada umumnya.

Adapun terhadap masih adanya jabatan lowong di beberapa Organisasi Perangkat Daerah, Bupati menejaskan jika pihaknya  bersama Wakil Bupati ingin menggali pejabat potensial yang dianggap pantas menduduki posisi dimaksud. RD-FW