KAWASAN SEMBALUN AKAN MILIKI PERDA KHUSUS TATA RUANG

 KAWASAN SEMBALUN AKAN MILIKI PERDA KHUSUS TATA RUANG

Selong- Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy mengakui jika kawasan sembalun belum memiliki rencana tata ruang yang baik, hal itu dapat dilihat dari banyaknya lahan pertanian berubah menjadi hutan beton dan beberapa tempat tertentu yang kondisi alamnya mulai tergerus keasriannya. Karena itu Pemerintah Daerah akan membuat Perda Tata Ruang Khusus untuk mengatur kawasan sembalun.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy dalam rapat koordinasi pengembangan Sembalun yang digelar beberapa waktu lalu di Mataram. Rapat yang dipandu oleh Sekda Lombok Timur ini, selain dihadiri OPD terkait juga dihadiri oleh sejumlah pegiat dan pemerhati wisata dan beberapa anggota DPRD Provinsi NTB.

Dikatakan Bupati, Peraturan Daerah yang mengatur tata ruang khusus untuk kawasan Sembalun dilatari karena kawasan yang terdiri dari  enam desa ini belum memiliki tata ruang yang baik. karena itu mulai dari Desa Sembalun Bumbung hingga Desa Bilok Petung nantinya akan ditata dengan sebaik mungkin  dan diharapkan dapat menciptakan harmonisasi antara Taman Nasional Gunung Rinjani, KPH Rinjani milik Pemprov serta masyarakat. 

Bupati juga menyadari jika terdapat HGU yang ditelantarkan yang jumlahnya tidak sedikit di kawasan Sembalun. karena itu butuh penataan intensif agar potensi yang terdapat di Sembalun dapat dimanfaatkan dan dapat mendunia.

Ditambahkan Bupati, Lombok Timur memiliki kepentingan mengatur tata ruang Sembalun dengan sistem terpadu antara stakeholders terkait agar tercitpta rumusan Sembalun sebagai kawasan khusus wisata atau kawasan ekonomi pariwisata dan dapat diusulkan  ke pemerintah Pusat.

Sebelumnya Pemerintah Pusat dijelaskan Bupati juga telah berkomitmen membangun Rest Area di kawasan Sembalun dimana Pemerintah Daerah diminta menyediakan lahan seluas 50 hektar dan telah dipenuhi. RD-FW