PEMDA AKAN PERLUAS JANGKAUAN BAITUT TAMKIN PASCA COVID-19

PEMDA AKAN PERLUAS JANGKAUAN BAITUT TAMKIN PASCA COVID-19

SELONG, Covid-19 berdampak terhadap berbagai sektor, termasuk ekonomi. Tidak heran jika pemerintah menggelontorkan berbagai program untuk mendukung ekonomi masyarakat pada masa pandemi ini. Akan tetapi di sisi lain Covid-19 juga membuka peluang bagi pelaku ekonomi utamanya UMKM. Pemerintah Provinsi NTB dalam program penanggulangan dampak Covid-19 melalui JPS Gemilang dan program lainnya juga melibatkan dan menekankan pelibatan UMKM di seluruh kabupaten/ kota. Dalam tataran Lombok Timur, hal itu telah dilakukan lebih awal. Misalnya saja dengan menggandeng UMKM pada program sejuta masker. Tetap dibukanya pasar tradisional juga adalah bentuk lain perhatian terhadap UMKM. Belum lagi upaya untuk penjadwalan ulang kredit bagi UMKM, serta upaya koordinasi dengan lembaga keuangan non formal.

Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy pada acara Silaturahim danTemu Wicara Syawal 1441 H online bersama Pemda NTB, Baznas, dan Praktisi Pemberdayaan Masyarakat Baitut Tamkin Lumbung Bersaing 4 Kabupaten se-NTB menegaskan komitmen Pemda Kabupaten Lombok Timur terhadap pembangunan ekonomi melalui pengembangan UMKM yang difasilitasi Baitut Tamkin. Pada acara bertopik Percepatan Pemulihan Ekonomi Keluarga Berperhasilan Rendah terdampak pandemic Covid-19 Sinergi Pemerintah Daerah, Baznas dan partisipasi masyarakat madani itu, Bupati menyebut hingga saat ini keberadaan lembaga tersebut sudah ada di lima kecamatan, 34 desa, 112 dusun dengan 224 majelis beserta 30 kader yang membina majelis tersebut. Penambahan jumlah lembaga yang diakui manfaatnya bagi masyarakat ini menurut Bupati diharapkan bertambah usai pandemi covid-19 atau pada 2021 mendatang. Ia memastikan komitmen Pemerintah Daerah terhadap perluasan jangkauan pelayanan dengan penambahan sedikitnya di lima kecamatan. Keberadaan lembaga ini juga diharapkan dapat memerangi rentenir yang dinilai memiliki daya tarik dengan berbagai kemudahannya.

 

Sementara itu Ketua Baznas Lotim Ismul Bashar menyebutkan Baznas Lombok Timur memiliki sasaran mencakup delapan asnaf untuk Zis konsumtif dan mengembangkan Zis produktif dalam bentuk zakat community development (z city) berbasis microfinance di desa. Tentunya menyesuaikan dengan berbagai program Pemerintah. Zis produktif ini mencakup pengembangan usaha kecil dan mikro berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah.

Baitut Tamkin Lumbung Bersaing merupakan metode pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis syariah yang saat ini dikembangkan di Jawa Barat danProvinsi NTB.

(Protokol & Komunikasi Pimpinan Setda Lotim)