BUPATI KUNJUNGI PASIEN KERACUNAN MAKANAN

BUPATI KUNJUNGI PASIEN KERACUNAN MAKANAN

 

Tercatat sebanyak 26 warga Dusun Ambengan Desa Labuhan Haji dilarikan ke Puskesmas Labuhan Haji pada selasa 19 mei lantaran diduga keracunan makanan. dari jumlah tersebut. 15 diantaranya masih menjalani rawat inap di Puskesmas dan satu pasien berusia sepuluh tahun dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rsup provinsi.

Prihatin akan kondisi tersebut, Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy pada rabu 20 Mei meluangkan waktu untuk membesuk pasien akibat keracunan makanan. Kepada pasien dan keluarganya, Bupati mengingatkan untuk terus bersabar menghadapi musibah yang terjadi.

Bupati juga menenkankan Pemerintah Daerah siap menanggung biaya perawatan selama di Puskesmas. Bupati juga akan mendistribusikan susu kepada pasien agar racun di dalam tubuh dapat dinetralisir.

Seperti dijelaskan Kepala Puskesmas Labuhan Haji Lalu Rusli Anhar, dari kesimpulan sementara penyebab keracunan berasal dari makanan soto yang dikonsumsi para buruh tani di rumah salah seorang pemilik lahan di Desa tersebut yang menggelar berbuka bersama. Bumbu soto yang dibeli di pasar tradisional dan cukup lama disimpan di lemari pendingin ini diperkirakan sudah tidak layak masak dan mengandung bakteri.

Usai makan soto para penderita mengaku mengalami pusing, mual serta muntah. Merekapun di larikan ke Puskesmas Labuhan Haji guna menjalani perawatan. guna memastikan penyebab pasien terpapar setelah makan soto, pihak Puskesmas telah mengirim sampel muntah dan lainnya ke laboratorium.

Dari 26 pasien tersebut, terdapat beberapa pasien dinyatakan sembuh dan sebagian masih menjalani rawat jalan.  Bupati berharap kondisi pasien semakin membaik dan tidak ada lagi kasus pasien meninggal akibat keracunan dimaksud.