DANA JAMPERSAL DI TAHUN 2020 CAPAI 3,7 MILYAR

DANA JAMPERSAL DI TAHUN 2020 CAPAI 3,7 MILYAR

Dana jaminan persalinan adalah  dukungan dana yang diberikan oleh pemerintah pusat untuk membantu pertolongan persalinan yang terdapat di fasilitas kesehatan seperti puskesmas , polindes, maupun  rumah sakit. Adapun prosedur pembayaran Jampersal kepada fasilitas kesehatan, dilakukan jika fasilitas kesehatan bersangkutan melakukan pengklaiman di Dinas kesehatan. Melalui klaim tersebut nantinya pihak terkait akan membawa data pasien yang telah ditolong melakukan jaminan persalinan.

Prosedur pengklaiman dana Jampersal oleh fasilitas kesehatan baik puskesmas, polindes maupun rumah sakit dilakukan setiap bulan tergantung dari jumlah pasien yang ditolong oleh fasilitas kesehatan bersangkutan, dimana tarif pembayaran persalinan per orang sebesar 4 ratus ribu rupiah untuk puskesmas dan polindes, sementara untuk rumah sakit sesuai dengan tarif yang di tarik rumah sakit bersangkutan.

Sesuai dengan peraturan yang ada, dana jampersal tidak digunakan untuk pembelian barang baik obat maupun barang kainnya akan tetapi dana tersebut murni  digunakan untuk membantu biaya  pertolongan seperti perawatan kehamilan pasien ,  perawatan proses bersalin , perawatan nipas serta untuk perawatan bayi baru lahir sampai umur satu bulan  yang berisiko tinggi dan tidak memiliki jaminan kesehatan apaun .

Berdasarkan keterangan kepala seksi yankes dan pembiayaan Dikes Lotim L. Bagus Wikrama, terdapat empat komponen pembiayaan dalam Jampersal, diantaranya penyediaan rumah tunggu kelahiran, dimana fasilitas tersebut diperuntukkan bagi pasien yang tempat tinggalnya jauh dari jangkauan fasilitas kesehatan, maka melalui dana Jampersal bisa disewakan rumah sambil menunggu persalinan. Akan tetapi dari pengalaman yang ada masyarakat jarang menempati rumah tersebut disebabkan karena berbagai alasan, untuk itu Dinas kesehatan mengalihkan dana tersebut untuk penambahan biaya persalinan, selanjutnya untuk transportasi pasien selama proses persalinan, biaya rujuk kerumah sakit serta biaya pertolongan persalinan.

Sejauh ini pembiayaan jampersal di Puskesmas maupun di polindes bisa dicover oleh Dinas kesehatan, akan tetapi untuk pembayaran Jampersal di rumah sakit sering kali mengalami kekurangan disebabkan karena tarif dirumah sakit lebih besar dibanding tarif fasilitas kesehatan lainnya, untuk itu dikes memberikan batas maksimal yaitu 5 juta rupiah setiap pertolongan persalinan di rumah sakit.