PENANGAN STUNTING HARUS MELIBATKAN SEMUA SEKTOR TERKAIT

PENANGAN STUNTING HARUS MELIBATKAN SEMUA SEKTOR TERKAIT

Pemerintah Kecamatan Sukamulia canangkan desa Setanggor Selatan sebagai pusat pencanangana stunting di lingkup kerja pemerintahannya. Acara yang langung dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Timur, Hj. Hartatik Sukiman Azmy didampingi Kepala Dinas Kesehatan dan Camat Sukamulia, ditandai dengan pemukulan gong yang juga di saksikan Forkopimcam Sukamulia dan masyarakat.

Dalam sambutannya Ketua TP PKK Lombok Timur menyatakan, dalam setahun terakhir ini Pemkab Lombok Timur fokus pada penanganan kasus stunting. Hal ini mengingat kasus stunting di Lombok Timur diklaim berada pada posisi diatas angka rata-rata Nasional.  

Berbagai inovasi dan program turut digencarkan Pemerintah Daerah, Kecamatan hingga Pemerintah Desa. Dalam penanganan stunting ini, mulai dari tahap sosialisasi hingga aksi. hal ini dinilai telah berdampak besar terhadap kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan, perilaku hidup bersih hingga memperhatikan lingkungannya.

Saat ini Lombok Timur dikatakan Ketua TP PKK dalam pencanangan stunting merupakan salah satu Kabupaten Kota yang dinilai memiliki progres sangat baik dalam penanganan stunting. 

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur H. M. Hasbi Santoso, pihaknya mengharapkan Pemerintah Desa mampu memberikan dukungan optimal dalam pelayanan kesehatan dengan mengoptimalkan fasilitas kesehatan yang ada di desa. saat ini menurut data Badan Pusat Statistik tercatat angka stunting di Lombok Timur mencpai 42 ,52 %.

Saat ini tercatat sebanyak 126.461 jumlah anak usia dibawah dua tahun  menjadi intervensi penanganan stunting Dinas Kesehatan Lombok Timur. Tercatat hampir 70 % atau setara dengan 79.260 baduta sudah divalidasi dengan mencocokkan sesuai dengan nama dengan alamat. Dari jumlah anak baduta yang sudah didatangi 27,6 % anak dinyatakan stunting.