Persiapkan SDM untuk Hadapi Revolusi Industry 4.0

Persiapkan SDM untuk Hadapi Revolusi Industry 4.0

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini menuntut masyarakat agar dapat mengadopsi dan menyesuaikan diri terhadap perkambangan yang ada. Terlebih perkembangan tersebut dapat diambil manfaatnya dan memberikan dampak yang positif maupun negatif bagi kehidupan masyakarat.

Meski tugas untuk Penyiapan Sumber Daya Manusia yang handal dalam menghadapi revolusi industry 4.0 tidak dapat dilakukan sendiri oleh Pemerintah namun membutuhkan peran semua pihak karena penyiapan SDM tersebut harus dilakukan sejak dini.

Berbagai progrm prioritas yang digelontorkan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur dalam bidang pendidikan, kesehatan dan peningkatan perekonomian masyarakat yang menjurus pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dengan fokus pada sejumlah masalah seperti angka putus sekolah, gizi buruk, stunting dll yang diyakini dapat berpengaruh pada kualitas SDM generasi yang akan menjadi penerus bangsa di masa mendatang.

Pemda menyadari akan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai gerbang peningkatan kemajuan Daerah terlebih investasi untuk SDM dinilai tidaklah mudah. Untuk itulah dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2020 mendatang sebagaimana amanat RPJMD 2018-2023 memiliki tema dan prioritas “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif.

Kendati masyarakat telah terbiasa degan teknologi informasi berbasis internet, namun masih sedikit yang dapat memanfaatkan dan megoptimalkannya untuk peningkatan kapasitas dan perekonomian. Hal ini dikarenakan masih minimnya tingkat literasi digital masyarakat. Termasuk juga masih kurangnya SDM birokrasi pemerintahan dalam pemanfaatan teknologi IT untuk mendukung efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Sejauh ini berbagai layanan secara online telah diluncurkan Pemda Kabupaten Lombok Timur diantaranya, Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat (SIPEPADU), Sistem Pangkalan Data (SIPADAT), Aplikasi perkantoran SIMAYA, namun beberapa diantaranya belum dapat berjalan optimal karena masih kurangnya SDM pengelola di setiap OPD. 

Untuk itulah berbagai upaya dilakukan Pemda Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Kominfo dan Persandian guna peningkatan pengetahuan tentang literasi digital kepada masyarakat.

Diantaranya yang dilakukan dengan bekerjama dengan Kementerian Kominfo RI menggelar pelatihan Petani go online guna memberikan pengetahuan kepada petani ataupun kelompok tani agar dapat memasarkan produk pertaniannya secara daring sehingga dapat memberikan nilai lebih.

Kurangnya literasi digital sebagai bekal untuk menggunakan teknologi informasi secara bijak diantisipasi dengan memberikan pelatihan pandu digital yang akan menjadi masyarakat dan memberikan pemahaman pada masyarakat bagaimana menggunakan TIK dengan baik dan meminimalisir hoax, ujaran kebencian, SARA dll.

Kedepan Pandu digital juga diupayakan agar terbentuk sampai di tingkat Desa dengan memberdayakan Kelompok Informasi Desa (KIM) di Lombok Timur sekaligus menginisiasi desa dapat memiliki website desa sebagai media informasi dan pemasaran produk unggulan serta destinasi wisata, karena hal ini akan mendorong pertumbukan UMKM serta pengembangan sektor pariwisata yang akan berujung pada peningkatan perekonomian masyarakatnya.