Zikir dan Doa Awali Peringatan Hari Jadi ke-124 Lotim

Zikir dan Doa Awali Peringatan Hari Jadi ke-124 Lotim

Wujud syukur ke hadirat Allah SWT atas 124 tahun Lombok Timur, Panitia penyelenggara mengelar Zikir dan Do'a pada Minggu malam (25/08) di pendopo Bupati Lombok Timur. Acara diawali shalat magrib berjamaah dengan imam Drs. H. Mahsun Faisal. Zikir dan Doa dipandu Ketua PD NU Lotim Ustadz H. Marwan.

Dalam sambutan Bupati Lombok Timur yang dibacakan Sekda Drs. Rohman Farly, MM., menyampaikan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-124 Lombok Timur, selain diisi berbagai kegiatan olah raga, seni, maupun budaya, diisi pula dengan kegiatan zikir dan doa. Hal ini juga menjadi bentuk kecintaan dan ketakwaan kepada Alah SWT dan pengejawantahan dari ungkapan “Lomboq Mirah, Sasak Adi,” sebagai identitas masyarakat Lombok Timur. Ungkapan tersebut dapat diterjemahkan sebagai “jalan agung yang sangat tinggi nilainya, sebagai satu-satunya jalan kebenaran dan jalan keselamatan di dunia maupun di akhirat yang harus diikuti.

Disampaikan pula bahwa memasuki usia ke-124 ini Lombok Timur sudah tidak lagi menjadi daerah tertinggal.  Hal tersebut berkat kerja keras semua elemen dan masyarakat Lombok Timur. Namun demikian status tersebut tidak boleh membuat masyarakat Lombok Timur lekas puas dan berbangga diri, karena senyatanya masih banyak persoalan yang menuntut perhatian dan pemikiran semua pihak.

Diharapkan sinergitas dapat terus, “Berpikir cerdas, bekerja tepat, dan berprilaku ikhlas untuk semua itu adalah keharusan,” ditambahkannya,” jika kita tidak ingin berhenti hanya pada pencapaian saat ini, kita harus berubah dan terus melangkah maju.”

Diharapkan pula zikir dan doa tidak selesai dan dicukupkan pada kesempatan ini saja atau pada momentum tertentu, melainkan menjadi bagian dari keseharian masyarakat Lombok Timur. Diingatkannya zikir dan doa tidak melulu melafazkan kalimat-kalimat thayyibah melainkan juga dengan mengingat perintah dan larangan Allah untuk kemudian menjalankannya.

Zikir dan doa juga dengan mengingat berbagai nikmat dan kebaikan yang Allah anugerahkan. Dengan begitu insyaallah Lombok Timur menjadi negeri yang baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang kita idam-idamkan: negeri yang adil, sejahtera, dan aman, tutupnya.

Zikir dan doa ini diikuti ratusan orang. Hadir pula pada kesempatan tersebut Ketua  Sementara DPRD Lotim  Murnan, Unsur Forkopimda Lotim, Pimpinan OPD,  Para Camat, dan Lurah Se Kab. Lotim, Ketua DP NU Lotim Ustadz H. Marwan beserta jemaah dan Santri NU Lotim.