Industrialisasi Hasil Gelar TTG

Industrialisasi Hasil Gelar TTG

Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy meminta berbagai hasil inovasi dalam Gelar teknologi Tepat Guna (GTT) dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Tidak hanya disosialisasikan, tapi juga difasilitasi untuk produksi secara massal. Hal itu disampaikan Bupati pada acara Pembukaan Gelar Teknologi Tepat Guna Tingkat provinsi Nusa Tenggara Barat yang berlangsung Kamis (18/07). Bupati berharap sosialisasi TTG juga dapat semakin ditingkatkan melalui kegiatan roadshow, sehingga dikenal secara luas. Ia melihat saat ini posisi TTG masih sebagai sesuatu yang kurang diapresiasi masyarakat.

 

Menjawab Bupati, Wakil Gubernur NTB Hj. Siti Rohmi Djalillah menyatakan bahwa harapan Bupati tersebut merupakan sebuah keniscayaan, terutama berbicara produksi massal atau Industrialisasi hasil TTG. Akan tetapi Rohmi menyebut hal itu akan dilakukan secara bertahap. Ia mengakui inovasi yang dihasilkan putra-putri NTB sesungguhnya tidak kalah dengan produk-produk paten lainnya, sehingga masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan kualitas inovasi tersebut. Rohmi bahkan mencotohkan alat-alat hasil produksi Kota Raja di Lombok Timur yang secara teknis sesungguhnya sudah diakui.

 

Pada penghujung sambutannya, Wakil Gubernur mengajak Kabupaten/Kota untuk bersinergi guna memecahkan berbagai persoalan yang masih dihadapi provinsi NTB. Gelar TTG ini diharapkan pula menjadi ajang untuk bertukar informasi, pengetahuan, pengalaman, dan wawasan demi pengembangan inovasi dan temuan yang ada.

 

Gelar TTG yang berlangsung selama tiga hari ini digelar di Taman Tugu Selong dengan peserta dari seluruh Kabupaten Kota di NTB. Kegiatan yang mengangkat tema ”Melalui Gelar TTG Tingkat Provinsi NTB XVII Tahun 2019 kita wujudkan masyarakat desa yang inovatif, kreatif, dan unggul dalam menguasai teknologi, menuju desa mandiri dan berdaya saing.” ini akan ditutup pada Sabtu (20/07) sekaligus pengumuman juara Gelar TTG.

 

Pembukaan agenda rutin tahunan ini dihadiri pula Kepala Daerah dari 10 Kabupaten/ Kota di NTB serta Forkopimda, LIPI, dan UKM yang mengikuti pameran pada gelaran ini.