Relaksasi dan Sasaran Baru Lombok Timur Berkembang

Relaksasi dan Sasaran Baru Lombok Timur Berkembang

Selong, Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi SJ. selaku Ketua TPAKD Lombok Timur, mengadakan rapat koordinasi program Lombok Timur Berkembang dan Persiapan Peluncuran Program Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pada hari Senin (26/9) di Ruang Rapat Utama II Kantor Bupati Lombok Timur. Dalam rapat tersebut hadir Dinas Peternakan, Bagian Ekonomi, Ketua OJK NTB, Bank Indonesia, Jasindo, Sinarmas, BRI, BNI, BCA, dan Pegadaian.

Terkait merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) Wabup Rumaksi menyampaikan PMK pada sapi sudah dapat dikendalikan oleh Dinas Peternakan Kabupaten Lombok Timur melalui pemberian vaksinasi. Saat ini 40 persen lebih sapi telah mendapat vaksin. Kabupaten Lombok Timur menduduki urutan pertama di Provinsi NTB terkait percepatan vaksinasi PMK. Terjadi di lapangan saat ini adalah permintaan pasar membengkak, namun harga jual belum stabil. Untuk itu TPAKD meminta relaksasi kepada perbankan, guna mengantisipasi terjadinya kerugian  masyarakat yang menerima manfaat program Lotim Berkembang tersebut. Selanjutnya dinas terkait juga akan melakukan pendampingan kepada masyarakat untuk menyelesaikan kendala teknis yang ditemukan di lapangan.

TPAKD saat ini tengah mempersiapkan  Lotim Berkembang dengan sasaran masyarakat yang menjalankan UMKM, lebih spesifik lagi usaha ultra mikro, di mana maksimal tenor pinjaman Rp. 5 juta. TPAKD menggandeng PT. Pegadaian sebagai mitra penyalur.

Ketua OJK Provinsi NTB Rico Rinaldi pada kesempatan tersebut mengingatkan TPAKD untuk menyiapkan data hasil survei kondisi sapi saat ini sebagi bahan laporan sekaligus pertimbangan bagi Bank penyalur Lotim Berkembang. Sementara untuk sasaran ultra mikro, pihaknya mengaku sangat mendukung program tersebut.