Bangun dan Makmurkan Masjid

Bangun dan Makmurkan Masjid

Selong, Masjid pada Zaman Rasulullah SAW memiliki banyak fungsi. Selain tempat beribadah, masjid juga menjadi pusat kegiatan sosial kemasyarakatan seperti musyawarah/mufakat, transfer ilmu pengetahuan, dan pusat kegiatan umat lainnya. Sementara saat ini masyarakat jarang ke masjid, bahkan untuk beribadah. Hal itu disampaikan Bupati Kabupaten Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy pada acara Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Huda, Bukit Bawaq, Desa Terara, Kecamatan Terara, Kamis (30/12).

      Diingatkan Bupati bahwa masjid bukan hanya sebuah bangunan yang dibiarkan sepi, melainkan harus dimakmurkan dengan mengunjungi dan melakukan berbagai aktivitas peribadatan. Ia mengaku miris melihat masjid-masjid di kabupaten Lombok Timur yang jarang dimanfaatkan oleh masyarakat. Menurutnya, gairah masyarakat untuk beribadah di masjid sangat kurang. Karena itu Bupati dengan tegas mengingatkan masyarakat Bukit Bawaq, agar masjid yang dibangun dapat dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Bupati Sukiman juga berharap kepada masyarakat, perangkat desa, alim ulama beserta segenap tokoh setempat mencurahkan perhatian untuk pembangunan masjid Nurul Huda yang dimulai pada hari ini, “semuanya harus berdikari. Yang penting masyarakat punya keinginan kuat untuk membangun masjid ini,” tegasnya Sukiman.

Bupati juga berpesan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan selain menngikuti vaksinasi. Meski Kabupaten Lombok Timur sudah nihil kasus Covid-19, Bupati mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap varian baru covid-19, omicron.

Sementara itu Ketua Panitia pembangunan masjid Yan Marli mengatakan bahwa tanah pecatu yang dihibbahkan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur seluas 11 are itu, selain untuk membangun masjid, juga untuk Paud dan TK sebagai sarana pendidikan. Selama ini masyarakat Bawaq Desa harus menyekolahkan anaknya ke luar desa. 

Masyarakat, tutur Yan, sangat antusias mendukung pembangunan masjid dengan menyisihkan Rp. 60 ribu atau senilai 1 sak semen setiap minggu.

Bupati melakukan peletakkan batu pertama didampingi Tokoh setempat, Tuan Guru H. Abdul Qadir Jaelani Karim dan Camat.