Lotim Siap Hadapi Nataru

Lotim Siap Hadapi Nataru

Selong, Lombok Timur sukses menggelar ajang balap sepeda jalan raya Sembalun King of Mountain (KOM) pertengahan Desember lalu. Selain indikator ekonomi yang ditandai keterhunian penginapan (hotel maupun homestay) dari aspek kesehatan juga tidak terjadi peningkatan kasus covid-19. Hingga saat ini tidak ada lagi kasus aktif covid-19 di Lombok Timur. Karena itu terkait pergerakan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy menetapkan akan memberlakukan pola sama.

Hal tersebut disampaikan Bupati menjawab pertanyaan  kesiapan Bupati/Walikota untuk antisipasi situasi dan kondisi Nataru yang dilontarkan Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalillah. Pertanyaan yang dilontarkan Wagub pada rapat koordinasi Analisis dan Evaluasi Penanganan Covid-19 dalam rangka Nataru di Provinsi NTB tersebut dijawab tegas Bupati seraya meminta dukungan ketersediaan vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang akan dilakukan awal 2022 mendatang.

Bupati juga memastikan kesiapan seluruh pusat pelayanan kesehatan dan dukungan seluruh elemen, termasuk TNI-Polri. Tidak itu saja, Bupati Sukiman pun berjanji akan fokus di setiap potensi keramaian, serta tetap mengingatkan penerapan protokol kesehatan.

Masih adanya selisih data manual dan p-care juga menjadi perhatian Bupati. Pada akhir rakor ia memerintahkan satgas covid-19 kembali melakukan konsolidasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Sebelumnya Wagub Sitti Rohmi menekankan pentingnya manajemen vaksinasi. Manajemen vaksinasi ini disebutnya akan meningkatkan serapan vaksin, sehingga tidak ada vaksin yang sampai pada masa kedaluwarsa. Sebab hal tersebut juga menjadi penilaian pemerintah pusat dan mengacam bergesernya status PPKM Provinsi NTB yang saat ini berada di level 1.

Penerapan aplikasi Peduli Lindungi di semua pusat keramaian  juga menjadi penekanan Wagub. Menurutnya penggunaan aplikasi tersebut adalah bagian penilaian, utamanya dari aspek tracing dan testing. Dikhawatirkan rendahnya penggunaan Peduli Lindungi akan berpengaruh pula pada posisi  PPKM NTB.